PROSEDUR KLAIM AMAN OTO  
 
I. Dalam hal Kerugian Sebagian

1. Formulir laporan kerugian berikut kronologis kejadian.

2. Fotocopy:
2.1. Polis, sertifikat, lampiran / endorsemen (bila ada);
2.2. SIM, STNK, KTP.

II. Dalam hal Kerugian Total

1. Formulir laporan kerugian berikut kronologis kejadian.

2. Dokumen asli :
2.1. Polis, sertifikat, lampiran / endorsemen (bila ada);
2.2. STNK, BPKB, Faktur pembelian, blanko kwitansi dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditanda-tangani Tertanggung;
2.3. Form A/C, atau form B untuk diplomatic atau badan internasional;
2.4. Buku Kir (untuk jenis kendaraan yang wajib kir);
2.5. Surat Keterangan Kepolisian Daerah (Polda), dalam hal kehilangan keseluruhan;
2.6. Bukti pemblokiran STNK, dalam hal kehilangan keseluruhan;

3. Fotocopy SIM, KTP.
4. Kunci kontak asli, duplikat serta triplikat bila ada.

III. Bila terjadi diluar kota dan tidak ada cabang HARTA

1. foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan, apabila diminta oleh Penanggung.
2. Surat laporan Kepolisian Sektor (Polsek) setempat, apabila kerugian atau kerusakan melibatkan pihak ketiga atau dalam hal kehilangan sebagian.
3. Surat tuntutan dari pihak ketiga.
4.Dokumen lain yang relevan yang diminta Penanggung sehubungan dengan penyelesaian klaim.

Bila ada kurang jelas penyelesaiannya akan tunduk kepada bunyi clausula polis asuransinya.Dalam hal klaim jika diperkirakan complicated maka pihak asuransi akan menunjuk independent adjuster untuk menilai kewajiban ganti rugi.